Background Image

Emas Monas Simbol Kota Jakarta

9th Aug 2024 in

Keluarga Emas Indonesia. Siapa yang tak tahu  dengan Monas atau Monumen Nasional. Tugu ini dibangun guna mengenang sejarah perjuangan Indonesia hingga akhirnya bisa merdeka dari Kolonial Belanda.

Monas sendiri merupakan proyek mercusuar kebanggaan Presiden Soekarno,  dibangun saat Indonesia masih dalam kondisi ekonomi yang sulit lantaran baru seumur jagung  jadi negara berdaulat.

Gagasan Monas sudah ada sejak 1954. Namun pembangunannya baru bisa dicanangkan pada tahun 1961, sementara penyelesaiannya dilakukan di tengah situasi peralihan politik menuju Orde Baru.  Arsiteknya adalah Frederich Silaban yang juga merancang desain pembangunan Masjid Istiqlal. Frederich juga dibantu arsitek lain yaitu Soedarsono dan Rooseno.

Pembangunan Monas bahkan sempat terbengkalai pada 1966-1972, yang  kemudian dilanjutkan di era Presiden Soeharto hingga selesai dan resmi dibuka pada tahun 1975.

Sementara presiden pertama Indonesia yang menggagas berdirinya Monas, yaitu  Soekarno meninggal dunia pada Juni tahun 1970 selama masa pengasingan di Wisma Yaso.  Ini berarti, sang pencetus Monas tak bisa melihat Tugu Monas selesai dibangun hingga akhir hayatnya.

Meski namanya jarang disebut, banyak sumber menyatakan Markam adalah orang yang menyumbang 28 kilogram emas untuk pembangunan tugu api Monas. Namun, satu hal yang tidak dapat disangkal adalah Teuku Markam merupakan pengusaha kaya raya di era Presiden Soekarno.

Emas Teuku Markam adalah salah satu bagian paling menarik dari Monas .  Emasnya yang setelah dibangunnya obor monas menjadi berbobot lebih dari 30 kilogram adalah pemberian seorang pengusaha asal Aceh, yang bernama  Teuku Markam.

Demi kemajuan dan prestige bangsa Indonesia, Teuku Markam  rela menyumbang emasnya seberat  28 kilogram saat awal pembangunan Monas dilakukan dimana emas itu dijadikan simbol semangat yang menyala atas perjuangan bangsa lewat nyala obor dipuncaknya.

Menara setinggi 132 meter, terdapat nyala obor yang terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton dan dilapisi emas murni seberat 35 kilogram (yang kini terus dilapisi hingga menjadi 50 kilogram).

Uang patungan proyek Monas lainnya berasal dari sumbangan wajib pengusaha bioskop dari seluruh pelosok Tanah Air. Sepanjang November 1961-Januari 1962 tercatat 15 bioskop menyumbang Rp 49.193.200,01. Bioskop Parepare, Sulawesi Selatan, misalnya, menyumbang Rp 7.700,60; bioskop Watampone, Sulawesi Selatan, Rp 1.364,20; dan bioskop Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rp 884.528,85.

Teuku Markam merupakan keturunan Uleebalang yang lahir tahun 1925 di Seuneudon dan Alue Capli, Panton Labu Aceh Utara dan dinamai Teuku Marhaban.

Menurut info, emas yang berada di Monas diperoleh pengusaha Aceh Teuku Markamdi ambil dari  dari Desa Lebong Tandai, Lebong Tandai adalah salah satu Desa di Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Desa ini dialiri oleh Sungai Lusang yang cukup jernih dan terdapat Bendungan bernama 'Tokorotan' yang dibangun kolonial Belanda, dengan jembatannya yaitu bernama Pooley yang di bangun  oleh Belanda dan beberapa Rel Kereta Kecil (molek) yang masih di gunakan sebagai salah satu  alat transportasi menuju ke Desa Lebong Tandai

Dalam sejumlah sumber disebutkan Monas diresmikan pada 12 Juli 1975. Namun, dari penelusuran pemberitaan dan dokumen, tak ada acara peresmian Monas. Kawasan Monas dibuka untuk umum melalui Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin Nomor Cb.11/1/57/72 tanggal 18 Maret 1972.

Monumen Nasional yang terus diperbaiki dan direvitalasisasi sebagai simbol ibukota Jakarta , kini tidak hanya sebagai tempat sejarah dan berisi diorama perjuangan bangsa Indonesia saja. Namun juga puncaknya menjadi tempat rekreasi untuk melihat ibukota Jakarta dari9 ketinggian puncak, dan pelatarannya juga dipergunakan untuk berbagai  kegiatan masyarakat .

Mulai dari kegiatan olah raga, event upacara dan kegiastan pemda,  berteduh karena banyak ditumbuhi rumput dan pohon hijau hingga kegiatan bermain anak anak. (Beng Aryanto)

Sumber : Media Online
 

Tags

WEB INI MASIH DALAM PENGEMBANGAN. KONTEN DI WEB INI MUNGKIN TIDAK AKURAT. HUBUNGI ADMIN UNTUK INFO LEBIH LANJUT